Jumat, 20 Desember 2013

Adventure TIPS: Perawatan Motor Harian..silahkan dicocol Mas Bro.. ^_^

Mas Bro..Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi saat ini kendaraan bermotor memenuhi jalan.Sehingga menyebabkan kemacetan hampir di semua kota. Hal ini di pengaruhi oleh kebutuhan transportasi yang mobile, selain harganya yang relatif murah daripada mobil. Dengan kemajuan teknolgi mesin motor yang semakin maju, saat ini sepeda motor juga kuat untuk perjalanan lintas propinsi. Namun terkadang seseorang Bikers lalai memperhatikan motor karena kesibukan akan kegiatan masing-masing orang. Bagi Mas Bro yang memiliki sepeda motor maka meluangkanlah sedikit waktu Mas Bro untuk merawatnya, agar biaya perawatan yang lebih tinggi dapat terhindarkan.

Jika ingin motor milik Mas Bro lebih awet mesinnya sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya banyak untuk perawatan, berikut tips merawatnya.

1. Jika membeli sepeda motor baru

Jangan digunakan untuk membawa beban terlebih dahulu minimal sampai 500 KM pertama, ini penting karena oli masih lebih cepat bercampur dengan serpihan logam akibat gesekan komponen mesin. Cobalah untuk menjalankan sepeda motor pada kecepatan yang stabil dari pelan-pelan sampai kecepatan maksimal agar mesin tahan untuk jangka panjang. Manfaatkanlah perawatan gratis yang di berikan oleh dealer dimana Mas Bro membeli sepeda motor. Umumnya diberikan gratis servis dan ganti oli 3 kali jalan. Pertama pada KM 500, kedua pada KM 1000 dan ketiga pada KM 2000. Itu bukan hanya sebagai bonus, namun untuk menjaga usia mesin untuk jangka panjang. Belum tentu motor baru tidak memiliki kesalahan sama sekali dalam perakitannya, maka diperlukan pengecekan segera setelah 500 KM pemakaian pertama, untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.

Niihh..Jeroan komponen sepeda motor Mas Bro..
Tips: Khusus sepeda motor bermesin 4 Tak, jangan lupa tuangkan sedikit oli ke dalam lobang knalpot. Hal ini agar knalpot orisinil motor Mas Bro lebih awet karena tidak mudah keropos.

2. Perawatan berkala (tune up)

Tune-up perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya beberapa komponen yang tergores (aus). Sehingga setelan mesin bisa berubah akibat keausan yang terjadi pada beberapa komponen mesin tertentu. Untuk itu harus dilakukan penyetelan ulang dengan tune-up ke bengkel resmi. Debu debu dan kotoran yang terhisap oleh karburator dan mengendap akan mempengaruhi kinerja mesin,dan akan sekaligus dibersihkan saat tune-up.

Service sesuai petunjuk perawatan di bengkel resmi
Mengenai kapan waktu ideal untuk tune-up, lakukanlah setiap 2 bulan sekali atau bila kilometer sudah 2000 KM perjalanan. Namun jika anda merasa bahwa sepeda motor Mas Bro tidak terasa nyaman seperti biasa, maka lakukan lah tune-up ke bengkel resmi.

3. Penggantian Oli Mesin

Standard kekentalan oli mesin yang dipakai kendaraan adalah SAE (Society of Automotive Engineer). Namun, kebanyakan oli mesin yang dijual sudah memenuhi standard untuk iklim di Indonesia. Jadi Mas Bro sudah tidak perlu khawatir mendapatkan standard oli yang salah untuk motor. Yang perlu diperhatikan adalah kapan saat mengganti oli mesin yang tepat.Hal ini biasanya sudah disertakan keterangan pada bungkus / botol oli yang Mas Bro beli. Mengganti oli mesin melebihi batas kilometer pemakaian bisa berakibat tidak baik bagi jeroan mesin motor. Oli mesin yang telah melewati batas akan mengencer dan tidak sesuai lagi kekentalannya serta mengandung bubuk gram / serpihan akibat komponen yang bergesekan. Maka gantilah oli setiap kilometer menunjukan 2000 KM perjalanan atau pada saat Mas Bro melakuan perawatan berkala.

Gunakan oli mesin sesuai spesifikasi mesin motor Mas Bro..

Tips: Untuk motor matik ada dua jenis oli yang dipakai yaitu Oli Mesin (SAE 20W-40 / 50) dan Oli Gearbox / Transmisi, khusus oli Gearbox diganti setiap maksimal 3 kali ganti oli mesin = 1 kali ganti Oli Gerabox/Transmisi.

4. Ganti Filter Oli Mesin

Agar cairan oli / pelumas tetap bersih, maka ada part filter oli di motor 4 tak. Urusan ganti part tersebut agak lama, tapi tetap jangan lupa diganti. Kotoran di oli akan tersaring dan menempel pada filter tersebut. Ada juga yang jatuh di dalam rumah filter olinya. Ada 2 hal yang perlu diperhatikan, kalau ingin melakukan ganti filter oli. Pertama dan paling pasti adalah soal umur pakai dari part tersebut. Enggak harus tiap ganti oli, diwajibkan ganti filter udara. Biasanya mekanik akan menyarankan ganti filter udara, setelah konsumen melakukan 3 kali ganti oli.

Kotoran / gram didalam mesin akan tersaring oleh Filter Oli
Atau juga bisa lebih cepat dari apa yang biasa disarankan mekanik. Tapi jangan terlalu cepat juga, 2 kali ganti oli juga bisa disertakan mengganti filter oli. Hal lain yang kudu dapat perhatian seputar filter oli. Pada saat penggantian oli dan konsumen mengubah merek dari oli / pelumas yang biasanya dipakai, maka wajib melakukan ganti filter / saringan oli.

5. Pemakaian motor

Jangan menggeber-gember gas motor Mas Bro atau melakukan tarikan gas spontan. Hal ini akan mempercepat keausan pada rantai mesin, klep bahan bakar, kopling, piston dan stang piston. Terutama jika motor Mas Bro memakai teknologi mesin 4 Tak. Mesin 4 Tak lebih rumit pada sistem bahan bakarnya,dan inilah yang sering bermasalah. Jika motor Mas Bro memakai gigi / kopling manual, pergunakan pemakaian gigi sesuai dengan kecepatan motor. Jika jalanan menanjak, motor butuh tenaga / torsi lebih besar maka kurangi gigi dengan yang lebih sesuai. Jika motor baru start berjalan jangan langsung menggunakan gigi 4, tapi mulailah dari gigi 1. Hal ini berpengaruh pada keawetan komponen stang piston, piston, kopling dan rantai mesin (4 Tak).

Tips : Terapkan Tradisi pemanasan mesin motor terlebih dulu sebelum dipakai, jika motor telah nganggur selama 8 Jam atau lebih. Motor yang telah lama didiamkan maka oli mesin akan turun kembali dari bagian / celah sempit dan mengumpul kembali di bak oli. Pemanasan mesin ini agar oli kembali lagi mengaliri kedalam bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. Terutama untuk jenis mesin motor 4 Tak, karena jenis mesin ini hanya mengandalkan oli mesin saja untuk pelumasannya.

Catatan: Memanaskan mesin jangan terlalu lama, cukup 3 sampai 5 menit saja. Hal ini tidak baik buat mesin yang berpendingin udara. Karena jika mesin hidup lama dan motor tidak berjalan, maka mesin tidak akan mendapat pendinginan yang baik, malah akan membuat mesin over heat / kepanasan.

6. Kebersihan

Biar rangka / chasis motor Mas Bro lebih awet dan tidak keropos, rajinlah mencuci motor Mas Bro agar tidak cepat berkarat, keropos dan menjaga keawetan cat motor Mas Bro sekalian. Apalagi jika habis dipakai main hujan-hujanan dan banjir. 

Rangka berkarat karena air hujan, lumpur dan tanah yang menempel lama..
Dengan melaksanakan beberapa tips diatas, semoga motor Mas Bro bisa menjadi lebih awet dan tetap prima. Dan yang terpenting, harga jual kembali akan tetap tinggi jika ingin ganti motor yang baru.

Demikian tips perawatan harian sepeda motor, semoga bermanfaat..Keep Safety Riding & Be a Smart Bikers..Ciiiaaooo...

Adventure SAFETY: BLIND SPOT..apakah itu?? Sobat Bikers seharusnya paham..

BLIND SPOT atau titik buta, merupakan "human factor" yang sering menyebabkan kecelakaan. Bagi seorang Bikers, jangan sampai Mas Bro mencium tanah air karena jatuh dari motor akibat Blind Spot..nah, apa itu Blind Spot dan kenapa penting untuk dipahami?? silahkan dicocol artikel berikut ini..cekibroottt..

Salah satu situasi yang paling berbahaya yang sering dialami Bikers, bahwa Mas Bro berada di dalam jalur yang akan segera diambil alih oleh mobil, truk atau kendaraan besar lainnya. Banyak bikers menghabiskan terlalu banyak waktu di area "Blind Spot" kendaraan, namun tidak menyadari bahaya mereka berada diarea tersebut (area yang tidak tercakup oleh cermin pada mobil atau truk). Dalam hal melihat daerah Blind Spot ini, sopir harus selalu mengaktifkan pandangannya untuk memeriksa apa yang ada di area blind spot mereka. Sayangnya banyak sopir di luar sana tidak mau repot-repot untuk memeriksa blind spot mereka (mereka hanya menggunakan sekilas cermin mereka) sebelum mendahului atau merubah jalur. 

Area kotak-kotak merupakan daerah Blind Spot

Diagram 2.1. menunjukkan di mana titik-titik buta (Blind Spot) yang terletak pada sebuah mobil. Ini adalah tempat di mana Mas Bro tidak harus menghabiskan banyak waktu. Cara termudah untuk mengetahui apakah Mas Bro berada di area blind spot kendaraan adalah untuk melihat ke dalam cermin mobil / truk didepan anda, jika Anda tidak dapat melihat wajah pengemudi (sopir)...Tebak apa? berarti Mas Bro berada di area blind spot-nya. Ini berarti bahwa Mas Bro tidak terlihat oleh pengemudi mobil didepan, kecuali mereka berpaling kepala dan memeriksa blind spot mereka sebelum membuat perubahan jalur / bergerak .


Area Blind Spot ketika mendahului Truk
Diagram 2.2. menunjukkan di mana titik-titik buta (Blind Spot) yang terletak di sebuah truk besar. Perhatikan bahwa bintik-bintik buta pada sebuah truk yang jauh lebih besar daripada mobil, terutama tempat yang terletak tepat di belakang trailer. Daerah ini memanjang sekitar 200 meter. Anda bisa bayangkan betapa mudahnya untuk sesuatu yang kecil seperti sepeda motor tidak akan terlihat dibelakang truk. Hal terbaik untuk pengendara yang harus dilakukan adalah untuk menjaga jaraknya ketika dibelakang truk. Jika pengendara mengikuti terlalu dekat di belakang truk, seberapa jauh pandangan lalu lintas di depan yang dapat terlihat? Jawabannya, jelas tidak terlalu jauh!

Sekarang Mas Bro tahu apa yang dipikirkan, ketika Mas Bro berkendara di lalu lintas yang padat tidak mungkin tidak berada di area blind spot seseorang. Jadi apa yang dapat Mas Bro lakukan? Ketika menyalip / mendahului di samping kendaraan lain, Mas Bro harus memposisikan diri sedikit di depan atau cukup jauh di belakang sehingga Mas Bro dengan mudah dapat terlihat oleh pengemudi didepan. 


Diagram 2.3. menunjukkan bagaimana Bikers dapat melewati blind spot kendaraan lain. Sebagai Bikers mulai melewati mobil di sebelah kiri, Mas Bro juga bergerak ke sisi kanan jalan, membuat ruang jarak dengan kendaraan didepan sebelum memutuskan untuk berpindah jalur. Setelah lewat, Mas Bro kemudian kembali ke sisi kiri jalur atau posisi blocking-nya.

Menjaga jarak aman saat mendahului di area Blind Spot
Sebuah kesalahan umum bahwa beberapa Bikers membuat mereka tidak sengaja berpindah jalur ke area blind spot kendaraan lain. 

Jalur Biru (B) Merupakan area bebas Blind Spot
Diagram 2.4 kita melihat bahwa jika Bikers mengambil jalur kuning (A), kemudian dia mendahului langsung ke mobil #1 di area Blind Spot. Jika sopir yang memutuskan untuk berpindah jalur maka Bikers mungkin berada dalam kesulitan besar. Perhatikan, bahwa dengan mengambil jalur biru (B) Bikers akan keluar dari area blind spot mobil #1. Sebagai Bikers pendekatan pada mobil #2, Mas Bro tetap dalam area pandangan cermin sopir kendaraan didepan selama mungkin. Ketika tiba saatnya untuk lolos dari mobil didepan, Mas Bro bergerak ke sisi kiri jalan dan menciptakan ruang / jarak aman saat menyelip / mendahului.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya hampir tidak mungkin kita tidak berada dalam area Blind Spot seseorang ketika Mas Bro berkendara dijalanan atau jalan raya yang sibuk. Kuncinya adalah untuk tidak menghabiskan banyak waktu di sana. Dan ketika Anda harus melewati blind spot melakukannya secepat dan seaman mungkin.

Demikian sekilas dasar-dasar Safety Riding dalam berkendara..Semoga Bermanfaat..

Keep Safety Riding..Be a Smart Bikers..Mas Bro..

Sumber: http://www.motorcyclebasics.com

Jumat, 06 Desember 2013

Adventure HEALTH : "Cara Pertolongan Pertama Saat Patah Tulang"..Bikers wajib tahu..Mas Bro...


Mas Bro..resiko cidera selalu menjadi bagian dari kegiatan berkendara, apalagi buat Mas Bro yang doyan Touring. Tingginya resiko kecelakaan bagi Bikers harus bisa dicegah setidaknya resiko cidera dapat di minimalisir dengan memakai perlengkapan safety guard / protector, namun apa daya jika cidera yang dialami sangat parah seperti " Patah Tulang ". Nah, kali ini saya akan membahas " Cara Pertolongan Pertama Saat Patah Tulang "..Cekibroottt Mas Bro.. ^_^.v

ilustrasi : Biar cepat, asal selamat..hehe
Mas Bro mungkin sering mendengar atau melihat banyaknya kasus patah tulang di lingkungan sekitar. Patah tulang adalah suatu cedera yang tidak asing di masyarakat. Patah tulang didefinisikan berupa terputusnya jaringan tulang, baik seluruhnya atau hanya sebagian. Dalam dunia kedokteran patah tulang sering disebut fraktur.

Faktur dan digolongkan menjadi 2 macam, yaitu fraktur tertutup dan fraktur terbuka. Pada fraktur tertutup, tulang yang patah tidak sampai keluar melewati kulit. Sedangkan pada fraktur terbuka, sebagian atau keseluruhan tulang yang patah terlihat menembus kulit. Kasus ini dapat berbahaya karena korban kemungkinan akan kehilangan banyak darah dan rawan infeksi.

ilustrasi : Berbagai macam fraktur..hmm, amit-amit..
Alat gerak yang terdiri dari tulang, sendi, jaringan ikat dan otot pada manusia sangat penting. Setiap cedera atau gangguan yang terjadi pada sistem ini akan mengakibatkan terganggunya pergerakan seseorang untuk sementara atau selamanya. Pada dasarnya tulang itu merupakan benda padat, namun masih sedikit memiliki kelenturan. Bila teregang melampau batas kelenturannya maka tulang tersebut akan patah. Cedera dapat terjadi sebagai akibat gaya langsung yang mana tulang langsung menerima gaya yang besar sehingga patah; gaya tidak langsung yaitu gaya yang terjadi pada satu bagian tubuh diteruskan ke bagian tubuh lainnya yang relatif lemah, sehingga akhirnya bagian lain inilah yang patah, bagian yang menerima benturan langsung tidak mengalami cedera berarti; gaya puntir berupa puntiran atau terputarnya tulang sampai patah, ini sering terjadi pada lengan. Mekanisme terjadinya cedera harus diperhatikan pada kasus-kasus yang berhubungan dengan patah tulang. Ini dapat memberikan gambaran kasar kepada kita seberapa berat cedera yang kita hadapi.


Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid', Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala patah tulang antara lain:

  • Korban merasa atau mendengar bunyi patahan tulang (krepitasi).
  • Bagian yang terluka terasa sakit sekali, terutama saat disentuh atau digerakkan.
  • Sulit menggerakkan bagian yang terluka.
  • Gerakan bagian tubuh yang terluka tidak normal atau tidak seperti biasanya.
  • Terlihat bengkak dan memar.
  • Ada rasa sensasi tidak enak pada ujung tulang tubuh yang terluka.
  • Terlihat ada perubahan bentuk, ukuran atau panjang tulang berbeda dengan pasangan tubuh / sisi lainnya.
  • Bagian tubuh yang luka terlihat membiru.

Apabila menemui gejala-gejala di atas, penanganan darurat yang dapat dilakukan adalah:
  1. Buka jalan napas, lakukan napas buatan jika diperlukan. Mendapatkan cukup ruang udara (tidak dikerumuni orang) dan posisikan tidur terlentang.
  2. Hentikan perdarahan apabila terjadi patah tulang terbuka. Gunting pakaian korban sebelum melakukan pertolongan.
  3. Bila korban tak sadarkan diri, anggap ia mengalami luka di bagian kepala, leher atau tulang belakang.
  4. Jangan mencoba untuk mengembalikan tulang yang terlihat keluar.
  5. Jangan membersihkan luka atau menyisipkan sesuatu pada tulang yang luka meskipun tujuannya untuk menolong.
  6. Melakukan pembidaian / splint / memasang penopang pada bagian tulang yang patah. Adapun tujuan dari pembidaian adalah untuk mencegah pergerakan atau pergeseran dari ujung tulang yang patah, mengurangi cedera baru di sekitar bagian tulang yang patah, memberikan istirahat bagian tubuh yang patah dan mengurangi nyeri.
    ilustrasi : Pembidaian pada tulang kering / tibia..ngilu wal..
  7. Bila terjadi pendarahan seperti pada patah terbuka, tekanlah dengan keras pembuluh-pembuluh darah yang sedang mengeluarkan darah dengan memakai pembalut (kain) atau kain kasa / perban yang bersih. Berikan ganjalan di bawah bidai setinggi kurang lebih satu bantal untuk meninggikan bagian tubuh tersebut supaya bengkak dan perdarahan berkurang.
  8. Tutup luka secara keseluruhan, termasuk tulang yang menonjol keluar. Jika terlihat adanya tulang yang menonjol keluar dari kulit, tutupilah dengan kain kasa yang bersih dan pakaikan sebuah bidai. Anggota badan sebaiknya tetap pada posisi sewaktu patah tulang terjadi
  9. Hubungi paramedis atau ambulans, jangan mengangkat korban yang terluka di bagian kepala, leher atau tulang belakang tanpa memakai tandu. Jaga kepala tetap lurus dengan badan.
  10. Bila pertolongan medis belum datang sementara korban harus dibawa ke rumah sakit, gunakan splint di atas dan di bawah luka sebelum korban dipindah.
  11. Jangan memberi minuman atau makanan pada korban.
  12. Ingat, pertolongan pertama bukan untuk pengobatan, tetapi untuk menstabilkan kondisi korban. Jadi pertolongan Tim Medis secepat mungkin sangat diperlukan.
Demikian cara pertolongan saat cidera patah tulang..Keep safety riding, Be a smart bikers..Okraayyy..

Video cara pembidaian / splint lihat disini:
http://www.youtube.com/watch?v=BXaoZ6jGHCs

Sabtu, 30 November 2013

Adventure MEKANIK: Saat Motor Mogok Karena Banjir..Huuffhhh..!!! Tiup Busi..

Tips: Saat Motor Mogok Karena Banjir..Huuffhhh..!! Tiup Busi..
Hujan susah ditebak. Pagi sampai siang panas, tiba-tiba sore hujan deras dan bisa langsung kering dengan cepat. Ini yang membuat mesin kaget. Efeknya, banyak yang mogok.
Namun jangan panik kalau dapur pacu mati secara tiba-tiba. Itu karena butiran air menyusup di kabel kelistrikan atau saluran bahan bakar.

 
Mengatasinya tidak perlu mekanik ahli. Bisa dikerjakan sendiri. Alat yang digunakan juga cukup menfaatkan tool kit atau perkakas kunci bawaan pabrik. 
Yuk diatasi....

 
Air Di Cup / Kop Busi

Kebanyakan motor mogok akibat air masuk ke cup busi. Itu lho yang biasa disebut kepala busi. Ada juga yang menyebut rumah busi.

Air bisa rembes atau ngendon di kepala busi. Biasa terjadi di motor bebek. Karena posisinya paling bawah dan dekat dengan roda depan. Sehingga mudah kecipratan air dari roda.
Semprot atau tiup kepala busi. Kalau darurat pakai mulut dan lap kering

Buang Air
Jika saja mesin mau hidup tapi mbrebet, bisa jadi di mangkuk karburator terdapat air. Cirinya, mau langsam tapi begitu gas ditarik dalam namun mesin akan mati. Ini karena di mangkuk karbu terdapat air.

Untuk membuang air di mangkuk karbu cukup mudah. “Bisa gunakan obeng kembang untuk membuka sekrup pembuangan di mangkuk karbu.”
 
Lubang Pembuangan Air Ada Di Bagian Bawah Karburator

Putar ke kiri sekrup menggunakan obeng min. Air atau kotoran akan mengalir ke bawah. Kucurkan secukunya. Kalau butiran air sudah hilang, silakan kencangkan lagi baut pembuangannya. Putar ke kanan sampai keras.


Bungkam Karbu

Bungkam karburator harus dilakukan jika air yang masuk karburator sudah lumayan parah. Cirinya, meski air di mangkuk karbu sudah dibuang, tapi mesin masih tetap mbrebet. Itu tanda air sudah masuk spuyer.

Memang harus sedikit repot mengerjakannya. Namun bisa ditanggulangi sendiri di pinggir jalan. Caranya lepas klem atau pengikat saluran udara yang menuju saringan angin.

Caranya gunakan obeng kembang untuk melepas klep pengikatnya. Putar ke kiri sampai kendur benar. Kemudian gunakan tangan untuk menarik saluran udara agar lepas dari karburator.

Bekap moncong karbu menggunakan telapan tangan

Hidupkan mesin dan bekap moncong karburator pakai telapak tangan. Sambil mesin digas, bekap dengan cepat moncong karburator. Kemudian lepas bekapan secara tiba-tiba dan bekap lagi. Jangan sampai mesin masti ya. Terus lakukan beberapa kali. Air akan tersedot dan ikut terbawa ke dalam silinder.


Khusus Motor Matik

Matik sekarang sudah banyak yang dipasangi sakelar di standar samping. “Ini untuk safety, kalau standar samping difungsikan, mesin akan mati.” 
Namun kerap bermasalah kalau hujan atau jalanan banjir. Jika sakelar standar samping kecipratan atau terendam air, bikin mogok mesin.


Usir air di sakelar standar samping pakai angin kompresor

Ini terjadi di Honda Vario, BeAT, Suzuki Skydrive dan lainnya. Ini memang susah ditiup mulut. Kudu minta bantuan tukang tambal ban untuk menyemprotkan angin kompresor di sakelar standar samping.

Kalau tidak mempan, bisa gunakan kunci 10 untuk melepas baut pengikat sakelar. Setelah dibuka, tinggal semprot pakai angin dari mulut atau bantuan angin kompresor. Dipastikan mesin akan hidup lagi. Greng...  

Sumber: www.motorplus-online.com

Rabu, 27 November 2013

Adventure SAFETY: Teknik Dasar Pengereman Sepeda Motor

Dalam mengendalikan kendaraan tidak pernah lepas dengan yang namanya rem, alat untuk menghentikan laju kendaraan. Pengereman merupakan salah satu bagian yang penting dalam berkendara.

Ada juga yang menganggap remeh dari sistem pengereman ini, tinggal menarik tuas pada rem depan atau menekan tuas dengan kaki kanan pada rem belakang, sebab pengereman bukan sekedar membuat motor berhenti.

Ilustrasi: Teknik Pengereman Yang Benar

Menggunakan teknik pengereman yang tidak tepat pada saat motor melaju, kadang justru bisa berakibat pada kecelakaan. Untuk itu perlu diketahui beberapa teknik mengerem yang aman.

  1. Pada saat kita putuskan untuk mengerem, hal pertama yang harus kita lakukan adalah melepaskan putaran  gas (deselerasi) untuk memanfaatkan engine brake atau pengereman mesin*. Posisi tangan saat ini adalah menggenggam penuh grip gas
  2. Kemudian langkah berikutnya adalah tangan menarik tuas rem depan dengan cara diremas (seperti bersalaman) dan pada saat yang bersamaan kaki kanan memijak rem belakang sebagai penyeimbang. Pastikan posisi sepeda motor tegak (tidak miring) sehingga terhindar dari resiko tergelincir.
  3. Untuk motor dengan kopling tangan, tepat saat sepeda motor akan berhenti, tarik tuas kopling sehingga mesin tidak mati dan turunkan kaki kiri saat berhenti.
     
*Engine Brake : efek pengereman yang ditimbulkan akibat penurunan kecepatan putaran mesin (tidak ada untuk type matic), bisa membantu mengurangi laju kendaraan akan tetapi yang bisa menghentikan laju kendaraan adalah rem. Apabila teknik pengereman sudah dikuasai dan terlatih untuk melakukannya, maka kepercayaan diri akan meningkat dan jarak pengereman bisa diperpendek.
Berikut link cara / teknik pengereman sepeda motor (panic braking): 
Demikian sedikit tips yang saya berikan..Keep safety ride..Be a smart Bikers..Ciiaaaooo..

Selasa, 28 Mei 2013

Adventure TIPS: PERSIAPAN SEBELUM TOURING...Cekibroottt!! :.

Buseettt daah..lagi touring lupa bawa HP, lupa pasang kampas rem, apalagi kalo sampai lupa pake celana..rempong ya khan!!

ilustrasi: Samarinda Thunder Club

Buat sobat Bikers..ada beberapa tips "Persiapan Sebelum Touring" yang bisa berguna agar saat dijalan kita tidak memiliki kendala yang berarti..ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya yang doyan touring..semoga berguna buat sobat bikers semua..cekibroottt ^_^.v


Begini ceritanya.: 
  • Minimal pada "H-1" sebelum keberangkatan, lakukanlah check-up kondisi kendaraan anda, pastikan kondisi mesin, kelistrikan, kaki-kaki sepeda motor dalam kondisi siap touring. Jika perlu buatlah check list spare part yang perlu diganti / diperbaiki saat servis atau perawatan di bengkel terdekat. Ini untuk menghemat waktu dan biaya yang anda keluarkan saat servis. Jangan lupa siapkan kunci / Tool kit yang diperlukan.
Awas bisa tekor bandar..hehe :D
Permisi om..bisa tambah angin ban gak??
  • Periksalah kelengkapan surat-surat & fungsi panel instrumen motor anda pastikan dalam kondisi baik (misal: lampu sign, lampu besar, lampu dim, lampu senja dan lampu rem, spion, speedomoter, fuel meter).
  • PERSIAPAN PAKAIAN & BARANG PRIBADI
Setelah kita menghitung waktu & jarak tempuh, maka selanjutnya kita mempersiapkan pakaian dan perlengkapan pribadi. Pastikan jumlah pakaian disesuaikan dengan lama perjalanan (misal: 1 hari = 1 setel pakaian = 1 baju / 1 celana / 1 celana dalam). Selanjutnya kita persiapkan barang pribadi (misal: sabun mandi, shampo, deodoran, handuk, celana dalam, pembalut, dll). Perlengkapan komunikasi & informasi (misal: Handphone, Charger, powerbank, GPS, Peta). Agar tidak lupa sebaiknya kita buat check list barangnya.
  • PERSIAPAN SAFETY GEAR
Sebelum berangkat sebaiknya kita gunakan peralatan safety gear untuk menunjang keselamatan (misal: Helm, Jaket Touring, Sarung Tangan, Sepatu, Protektor Siku/Lutut, Protektor dada & punggung, Jas hujan). 
Jangan gunakan jas hujan model ponco / batman..karena anda bukan superhero.. ^_^
Jas hujan model Ponco rawan menyebabkan kecelakaan

Jas hujan model Ponco rawan tersangkut kendaraan lain.

  • PERSIAPAN OBAT & P3K
Persiapkanlah obat-obatan untuk pertolongan pertama saat kecelakaan. Jangan lupa, siapkan obat pribadi anda. Gak perlu bawa viagra karena anda lagi nunggang motor, bukan istri..hihi. :P
Perlengkapan Obat & P3K.
  • Pada hari "H" keberangkatan, hindarilah makan makanan yang pedas dan asam, karena dapat menyebabkan sakit perut dan kurangilah konsumsi makanan / minuman yang tinggi gula karena akan menyebabkan anda mengantuk. Pastikan anda cukup tidur dan kondisi tubuh fit..ingat, ini faktor utama kecelakaan!!

Makanan super pedas enak di mulut, sakit di perut..wkwkwk
  • Sebelum berangkat, lakukanlah pemanasan dan perenggangan tubuh, hal ini perlu untuk melatih keseimbangan dan reflek tubuh saat berkendara. Dan kondisikan riding Posture tubuh anda sesuai dengan cara anda berkendara. Ini untuk mendukung relaksasi dan kenyamanan anda.
Awas..jangan terus tidur, ntar anda bisa ditinggal rombongan.. -_-"
  • Hindarilah pemakaian gadget (misal, headset/earphone) untuk memainkan musik dan memutar lagu terlalu keras hingga mengurangi pendengaran disekitar anda. Ini dapat mempengaruhi psikologis & emosional anda yang dapat menyebabkan kecelakaan. Jika harus mengangkat telpon / SMS, anda wajib harus menepi dan berhenti.
Gak mau tau, pokoknya harus berhenti!!
Beiib..ntar tungguin eike' ya di kuburan sebelah..Oh..tidaakkk.. O_O"

  • Setelah berkendara maksimal 2 jam non-stop, sebaiknya anda beristirahat sejenak +/- 15 menit, minumlah air putih dan lakukan lagi pemanasan & perenggangan sebelum melanjutkan perjalanan.
  • Jika anda mengantuk, baiknya anda tidur / baring sejenak agar tubuh kembali relak. Tidur 5 menit jauh lebih baik daripada anda tidur selamanya (modiyaarrrr)..hehe
    Ini orang ngapain ya????
  • Taatilah prinsip-prinsip dalam safety riding. Ingat nyawa anda tidak dapat dibeli & keluarga anda menuggu dirumah..!!

Keep calm & safety ride..be a smart Bikers Bro ^_^.v

Penulis: Iwan ErSyah "Samarinda Thunder Club_029"

Jumat, 24 Mei 2013

Adventure KOPDAR: " ETIKA & SOPAN SANTUN SAAT BERKENDARA "..yang membedakan anda (bikers) dengan amor (anak motor) !!!

Tujuan etika berkendara adalah untuk menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Perlengkapan safety gear wajib dikenakan saat berkendara. (ilustrasi: Samarinda Thunder Club)
Dalam berkendara khususnya menggunakan sepeda motor, sangat diperlukan etika dan adab sopan santun di jalanan. Terlebih, saat ini banyak kita lihat pengendara sepeda motor yang dengan seenaknya saja saling serobot, memotong jalur tanpa mengindahkan kendaraan di belakangnya sehingga membahayakan pengendara lain.

Tujuan etika berkendara adalah untuk menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Saat ini, kebanyakan pemakai jalan jarang yang punya motto 'sedia payung sebelum hujan', biasanya kehujanan dulu baru pakai payung. Nah, demikian pula dengan pengendara sepeda motor yang belum beretika, kalau belum kejadian belum akan jera.

Ilustrasi: Foto koplak in actions-Samarinda Thunder Club .
Siapapun pasti tidak akan pernah mengharapkan celaka. Solusinya, tentu saja harus dimulai dari diri kita sendiri. Kita tidak pernah tahu dan tidak pernah mau celaka, tetapi kalau bisa dicegah kenapa tidak?

Seperti dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya, disiplin berlalu lintas bukan hanya milik petugas kepolisian semata, namun juga milik kita semua agar selamat sampai di tujuan. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk meminimalkan kejadian yang tidak menyenangkan saat berkendara, seperti kecelakaan atau mencelakakan orang lain:

1. Pastikan kondisi fisik dan jiwa yang sehat, lakukan pemanasan sedikit sebelum berangkat ke tujuan.

2. Pastikan sepeda motor yang akan digunakan benar-benar siap selama dalam perjalanan, mulai dari kesiapan kondisi mesin kendaraan, ban, rem, kopling, oli, handle gas, lampu depan, lampu rem, sign, rantai, busi, bahan bakar dan surat-surat (SIM dan STNK).

3. Gunakanlah helm full face atau helm standar (SNI) baik bagi pengemudi maupun pembonceng. Pakailah kacamata dengan UV (Ultra Violet) protection di siang hari agar tidak silau dan pandangan mata lebih jelas.

4. Menyangkut kemungkinan perubahan cuaca, pengendara sepeda motor harus mempersiapkan jaket, sepatu, body protector, sarung tangan, kacamata dan jas hujan.

5. Bagi pembonceng wanita, sebaiknya tidak duduk menyamping melainkan menghadap ke depan.

6. Untuk menyeberang, pastikan lalu lintas aman, barulah menyeberang.

7. Untuk perjalanan di kota, kecepatan tidak boleh lebih dari 60 km/jam, jangan berjalan dengan zig-zag, apalagi jika memboncengkan balita atau orang tua.

8. Jangan membawa muatan yang melebihi ketentuan (lebih dari 2 orang).

9. Patuhilah rambu-rambu lalu lintas sepanjang rute perjalanan dan etika berlalu lintas.

10. Tidak mengambil jalur khusus pejalan kaki / sepeda, apalagi sampai menaiki trotoar untuk pejalan kaki sangat tidak beretika.

11. Nyalakan lampu utama pada siang hari dan gunakan lajur jalan paling kiri saat kecepatan bibawah 40 Km/jam.

12. Tidak menggunakan varias / aksesoris sepedamotor yang membahayakan pengguna jalan lainnya & JANGAN menggunakan kenalpot racing / modifikasi dijalan raya, karena dapat mengganggu kenyamanan orang lain.

13. Hal yang tak kalah penting adalah berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum mengawali perjalanan.

Salam my adventure rider..be a smart bikers..STC_029  ^_^

Adventure TIPS: " Kode / Isyarat Bikers saat Touring.."

Bagi Mas Bro dan Mbak Bro yang gemar riding & touring bareng teman-teman Klub, ada beberapa isyarat / kode yang biasanya digunakan para Bikers saat konvoi, biasanya kode / isyarat dipimpin oleh seorang Captain Road untuk menunjang unsur keselamatan & mewaspadai hambatan atau rintangan dijalan saat berkendara. Berikut ilustrasi isyarat / kode yang dimaksud..cekibroottt!! :D

Hand code (kode tangan) :
  1. Gunakan hanya tangan kiri.
  2. Acungan jempol ke atas = konfirmasi tanda siap berangkat; atau salam brotherhood.
  3. Satu jari = bentuk barisan konvoi menjadi satu kolom.
  4. Dua jari = bentuk barisan konvoi menjadi dua kolom.
  5. Lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet).
  6. Jari mengepal = siap-siap berhenti (hanya untuk stop point).
  7. Menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk.
Foot kode (kode kaki) :
  1. Turunkan kaki kiri = menunjukan adanya lubang di sebelah kiri.
  2. Turunkan kaki kanan = menunjukan adanya lubang di sebelah kanan.
  3. Turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api.
Horn code (kode klakson) :
  1. Bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper); tanda klotur putus (hanya sweeper); tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper).
  2. Bunyi berulang sering = permintaan emergency stop.
  3. Bunyi pendek dua kali = salam brotherhood.
Aturan Dasar :
  1. Motor dalam keadaan baik secara keseluruhan.
  2. Mental dan fisik biker maupun boncenger dalam keadaan fit secara keseluruhan.
  3. Patuhi semua standar SAFETY RIDER.
  4. Datang tepat waktu baik di start point ataupun di meeting point.
  5. Masuk dalam klotur (kelompok touring) yang telah ditentukan.
Tata cara pemberangkatan :
  1. Berlaku untuk setiap pemberangkatan baik dari start point dan setiap stop point (check point, emergency stop, dll) yang ditentukan oleh RC (Road Captain).
  2. RC memberikan tanda siap berangkat dengan menghidupkan mesin motornya danemposisikan motornya sebagai RC (terdepan).
  3. Peserta mengikuti dengan membentuk barisan 1 (satu) kolom dan ditutup oleh Sp (Sweeper).
  4. RC memberikan tanda akhir siap berangkat (lihat hand code) diikuti oleh peserta yang sudah siap.
  5. Sp memberikan tanda konfirmasi siap berangkat kepada RC (lihat horn code).
Tata cara konvoi :
  1. dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 10 motor per klotur
  2. tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya
  3. posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak
  4. atur jarak aman sesuai kecepatan
  5. pastikan kecepatan tidak melebihi 60 kpj
  6. tidak melanggar lampu merah
  7. teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang
  8. nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat)
  9. hidupkan lampu hazard (opsional)
  10. tidak menggunakan lampu strobo ataupun flip-flop
  11. tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara
  12. tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC
  13. tidak saling mendahului
  14. pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar
  15. usahakan selalu dan tetap tenang
  16. tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan
Tata cara di lampu lalu lintas (lalin) atau di persimpangan :
  1. RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning untuk menghindari putusnya konvoi
  2. tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC
  3. tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus
Tata cara konvoi terputus :
  1. Sp memberikan pesan horn code (kode klakson).
  2. RC mengurangi kecepatan.
  3. setelah bebas dari hambatan, peserta yang terputus bersama Sp.
  4. mengejar konvoi dalam kecepatan aman max. 80 kpj.
  5. setelah semua bergabung kembali Sp kembali memberikan horn code.
Tata cara menghalau penyusup :
  1. maksimalkan jarak motor dengan motor didepannya sesuai kecepatan.
  2. berikan tanda dan berikan jalan untuk mendahului kepada calon dan penyusup.
  3. Sp berusaha mengeluarkan penyusup dengan cara-cara yang baik.
Tata cara peserta mengalami masalah :
  1. peserta berikan tanda darurat mohon berhenti jika memungkinkan.
  2. RC memberhentikan konvoi.
  3. Sp advice RC bila tidak mengetahui.
  4. Sp atau salah satu peserta memberi tanda kepada klotur berikut.
  5. tidak meninggalkan peserta dijalan dalam situasi apapun.
  6. tidak meninggalkan peserta sendirian atau lebih baik lagi pending klotur.
  7. bila terjadi kecelakaan minor injured :
    1. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya untuk tidak berhenti
    2. korban dirawat sementara
    3. bawa korban ke balai pengobatan terdekat bila perlu
  8. bila terjadi kecelakaan major injured :
    1. parkir semua motor di lokasi aman (ditunggui salah satu peserta bila perlu)
    2. semua peserta mengamankan TKP dan atur lalin
    3. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya
    4. evakuasi dipimpin langsung oleh RC
    5. RC broadcast berita dan
    6. wajib stop touring
  9. bila terjadi mogok :
    1. klotur emergency stop
    2. ditangani oleh peserta yang mengerti
    3. RC cari bengkel terdekat bila tidak bisa ditangani peserta
    4. antar dan kawal motor ke bengkel terdekat.
Semoga tulisan ini dapat membatu teman-teman bikers terutama bagi bikers yang begginer / pemula untuk selalu mengutamakan "Keselamatan Berkendara" dan menghormati sesama pengguna jalan raya lainnya..Keep safety ride & Be smart bikers..Salam Adventure Rider..  ^_^.v